2 Warga Bangladesh Tertangkap Saat Akan Buat Pasport RI





Shioharimau.com, Bogor - Dua warga negara Bangladesh berinisial B dan MI tertangkap petugas Kantor Imigrasi 1 Bogor, Jawa Barat saat hendak membuat pasport Indonesia dengan dokumen palsu.

Penangkapan dua warga Bangladesh itu berlula dari kecurigaan petugas wawancara permohonan Pasport RI, yang menemukan kejanggalan terhadap dua pemohon Pasport RI mengaku sebagai Warga Negara Indonesia.

Saat proses pembuatan pasport, pelaku sudah membawa dokumen palsu berupa KTP, Kartu Keluarga dan lain nya yang menunjukkan seolah - olah ia lahir sesuai domisilinya yakni di Bekasi.

"Setelah  diperiksa smua palsu. Tapi si B memiliki pasport dari asal negara, kalau MI tidak bisa menunjukkan dokumen (pasport)," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Arief Hazairin Satoto, Jumat 5 Januari 2018.

Kepada petugas, MI juga mengatakan sempat lama tinggal di Bekasi sehingga sudah mahir ber Bahasa Indonesia, sedang B baru tiga tahun menetap di Bekasi.

"MI buruh bangunan lepas, sedang kan B pengusaha kayu gaharu," ucap pria yang akrab di panggil Toto.

Hingga saat ini, petugas imigrasi masih menyelidiki motif kedua warga Bangladesh itu mengajukan pasport RI. Di duga, keduanya bermaksud membuat pasport RI untuk menghindari hukuman dari Imigrasi Indonesia karna izin tinggal yang di milikinya telah habis masa berlakunya.

"Yang jelas memiliki Pasport Indonesia, otomatis dia jadi warga negara Indonesia dan punya hak kewarganegaraan di sini," terang Sutoto.

Kedua warga Bangladesh tersebut hingga kini masih di amankan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor untuk di proses lebih lanjut dan akan di kenakan hukuman sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.

"Pelanggarannya Undang - Undang Keimigrasian tahun 2011 Pasal 126 hurup 2c," pungkas Toto 

www.shioharimau.com/register
Share on Google Plus

About PaitoHarimauPutih

0 comments:

Post a Comment