Anggota Polda Kalsel Di Tangkap Karna Merampok


Shioharimau.com, Jakarta - Seorang oknum polisi di Polda Kalimantan Selatan berinisial J ditangkap karna diduga melakukan perampokan. J yang berpangkat Brigadir itu diduga merampok uang kas dari sebuah bank sebanyak Rp 10 Miliar dan USD 25.000.

Perampokan itu terjadi saat melakukan pengawalan pengiriman uang kas dari Cabang Banjarmasin ke Cabang Tabalong. Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, AKBP M Rifai membenarkan ada nya peristiwa itu.

 Menurut Rifai, pihaknya telah menangkap Brigadir J dan seorang rekannya yang diduga turut terlibat dalam aksi perampokan. Keduanya di tangkap pada Jumat (5/1/17), sekitar pukul 05.00 WITA.

"Iya betul. Sudah tertangkap keduanya tadi pagi pukul 05.00 WITA di Tabalong," kata Rifai saat di hubungi di Jakarta, Jumat (5/1/2018)

Rifai menambahkan, hingga kini pihaknya masih mendalami keterangan dari Brigadir J dan seorang rekan nya itu. Pemeriksaan juga menggali motif mereka melakukan perampokan.

Brigadir J merampok bersama seorang pelaku yang identitasnya belum diketahui. Rekan J itu berpura - pura menumpang di mobil itu.

Dalam perjalanan menuju Bank Mandiri cabang Tabalong, pelaku minta mampir dahulu di Polsek Martapura dengan alasan mengambil sesuatu yang tertinggal. Pelaku tiba - tiba menodongkan pistol saat mengarah ke jalan yang agak sepi dan mengancam akan menembak jika A dan G tak menuruti perintahnya.

Setelah mengendalikan situasi, oknum polisi dan rekannya itu melakban mata, mulut, tangan dan kaki A dan G. Keduanya pun di buang di daerah Gambut dan di tolong masyarakat yang lewat lalu menghubungi pihak bank area Banjarmasin.


Tak Ada Toleransi

Shioharimau.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Bridgen Mohammad Iqbal menegaskan, pihaknya tidak akan menoleransi perbuatan oknum anggota polri yang melakukan tindak pidana. 
Menurutnya, akan ada sanksi tegas hingga pemecatan terhadap oknum tersebut.

"Pemecatan  mekanismenya sudah ada, nanti kita liat dulu. Kalau dia terbukti melakukan pidana, ya sampe kepemecatan gitukan. Sanksinya itu sampai kepemecatan, lewati dulu mekanismenya," tegas Iqbal.

www.shioharimau.com/register
 
Share on Google Plus

About PaitoHarimauPutih

0 comments:

Post a Comment