Jembatan Di Penangkaran Rusa Ambruk


Shioharimau.com, Bogor - Kepolisian Resor Bogor tengah mendalami dugaan adanya unsur kelalaian terkait ambruknya jembatan gantung di wana Wisata Penangkaran Rusa Cariu, Desa Buana Jaya, Tanjung Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 1 Januari 2018.

Peristiwa tersebut menyebabkan satu wisatawan meninggal dan puluhan lainnya luka - luka karna jatuh ke Sungai Cibeet.

"Kami sedang mendalami lagi," kata Kapolres Bogor AKBP Andi M.Dicky, Sabtu (6/1/2018).

Menurutnya, penyidik dari Satreskrim sedang memeriksa sejumlah saksi karna diduga ada unsur kelalaian sehingga menyebabkan jembatan gantung bisa ambruk. Saksi - saksi yang diperiksa adalah petugas Wisata Penangkaran Rusa Cariu.

"Yang jelas kalo ada pidananya ini kelalaian. Kan ada pidana karna kelalaian. Tapi sekarang baru ada tiga saksi yang diperiksa. Nanti akan banyak lagi yang diperiksa," kata Dicky.

Berdasarkan olah TKP, jembatan gantung sepanjang 42 meter ini ambruk karna jembatan menampung beban yang melampaui kapasitas sehingga sehingga menyebabkan seling baja putus.

"Disitu kan ada pelang kapasitas jembatan maksimal 10 orang. Tapi koq bisa di lewati 50 orang skaligus," kata dia.


Gandeng Kementerian PU



Untuk memastikan penyebab robohnya jembatan, pihaknya akan menghadirkan saksi ahli dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memeriksa kekuatan jembatan yang menjadi akses satu - satunya menuju wisata itu.

"Saksi ahli ini untuk melengkapi penyelidikan," ujar Dicky.

 Saat disinggung apakah bakal ada tersangka dalam kasus ambruknya jembatan tersebut, Dicky mengaku masih melakukan pendalaman.

"Tapi nanti setelah lidik, gelar perkara lalu naik ke tingkat sidik. Baru ada tersangka," ujar Dicky.

Sebelumnya, sebuah jembatan gantung wana Wisata Penangkaran Rusa Cariu di Desa Buana Jaya, Tanjungsari, Bogor, Jawa Barat ambruk, Senin (01/01/2018).

Akibat kejadian ini, 1 wisatawan tewas, 6 luka berat, 34 orang lainnya luka sedang dan ringan. 


www.shioharimau.com/register
 
Share on Google Plus

About PaitoHarimauPutih

0 comments:

Post a Comment