Motif Di Balik Pencurian Tali Pocong Agar Angkot Laris


Shioharimau.com, Jakarta - Polisi meringkus MI, pencuri tali pocong di Pemakaman Taman Abadi yang membuat geger warga Ciputat.

Pencuri tali pocong pada makam almarhum Suhendra bin Solahi alias Hendra Capung, pada Jumat 29 Desember 2017, mengaku nekat mencuri agar jasa angkutannya ramai.

"Dia ini nekat mencuri karna ingin tarikan angkotnya ramai,karna selama ini selalu sepi," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widyanto, Senin (8/1/2018) di Mapolres Tangsel.

Sementara kepada awak media, MI membenarkan kesehariannya berprofesi sebagai sopir tembak angkutan kota. Dia kerap menerima penghasilan Rp 30 ribu sampai Rp 60 ribu perhari.

Dirasa sepi, MI sempat cerita dan mengeluh ke penumpangnya. Lalu oleh penumpangnya diberi saran untuk menyimpan tali pocong sebagai sarat agar ramai.

"Ngobrol - ngobrol sama penumpang, katanya nyimpan tali pocong kalo mau ramai," kata MI.

Lalu, ide tersebut dia jalankan pada saat temannya Hendra Capung meninggal dunia sehari setelahnya. Pada malam harinya, MI membongkar makam Hendra dan kemudian mengambil tali pocong yang mengikat kepalanya.


Kenal Sama Korban 



Saat melakukan ritualnya itu, MI mengaku sempat mengajak bicara jasad Hendra atau meminta izin untuk mengambil tali kafannya. Dia juga mengaku tidak takut lantaran tali kafan yang dia ambil dianggapnya milik teman sendiri.

"Enggak takut, teman dekat soalnya," ujarnya MI.

Sebelum meninggal, MI dan Hendra memang selalu bersama. MI mengaku sudah empat bulan kenal dan tidur bersama Hendra di musola makam.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 dan 179 tentang pencurian dan pengrusakan dan pembongkaran makam dengan ancaman 6 tahun penjara.


www.shioharimau.com/register
 
Share on Google Plus

About PaitoHarimauPutih

0 comments:

Post a Comment