Satu Kena Dor, Dua Pengedar Kena Tangkap



 Shioharimau.com, Medan, Dua pengedar sabu-sabu diring­kus unit Reskrim Polsek Percut Sei­tuan, saat melakukan penggere­bekan di sebuah rumah Jalan Pelajar Ujung, Kelurahan Medan Denai (di pinggir sungai), Senin (1/1) lalu sekitar pukul 22.00 WIB.
Kedua pengedar sabu itu masing-masing RES (32) warga Jalan Garuda II Kelurahan Kenangan Baru, Ke­camatan Percut Seituan dan AP (28) warga Jalan Pelajar Ujung, Ke­lu­rahan Medan Denai.
"Satu orang tersangka terpaksa kita tembak di bagian kaki kanannya karena melawan petugas dan beru­saha melarikan diri saat melakukan pengembangan," kata Kapolsek Per­cut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean didampingi Wakapolsek AKP Junaidi, Kanit Reskrim Iptu Philip A Purba dan Panit Ipda Supria­di menggelar paparan di Mapolsek, Kamis (4/1).
Dari tangan kedua tersangka, lan­jut­nya disita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 600 gram, 2 buah timbangan elektrik, 3 buah HP Nokia, ribuan plastik kosong, 2 buah gunting, dan 2 buah mancis warna merah.
Menurut Pardamean, kedua ter­sangka ini diringkus berkat informasi dari masyarakat adanya sebuah rumah yang sering dipakai untuk transaksi narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Pelajar Kelurahan Medan Denai, tepatnya di pinggir sungai, Senin (1/1).
Setelah mendapat informasi itu, unit Reskrim Polsek Percut Seituan dipimpin Kanit Reskrim Iptu Philip A Purba mendatangi rumah tersebut dan melakukan penggerebekan.
Saat digerebek dan digeledah me­nemukan dua orang di dalam rumah tepatnya di ruang tamu. Saat itu ke­duanya sedang menimbang narkoba diduga jenis sabu-sabu.
Selanjutnya anggota Reskrim Pol­sek Percut Seituan melakukan pe­nangkapan terhadap kedua ter­sangka yakni RES dan AP dan me­ngaman­kan barang bukti di lokasi pengge­rebekan tersebut.
Petugas reskrim kemudian me­ngin­terogasi kedua tersangka. Me­reka mengaku narkoba diduga jenis sabu-sabu itu diperoleh dari seorang berinisial T (DPO) warga Jalan Per­juangan Bromo, Kecamatan Medan Area.
Kemudian petugas reskrim mela­kukan pengembangan. Ketika dila­kukan pengembangan, salah seorang tersangka RES melawan petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki bagian kanannya. Setelah itu ter­sangka diba­wa ke Rumah Sakit Bha­yangkara untuk mendapat perawatan medis.
"Dalam kasus ini, kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) yo 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan an­caman hukuman di atas lima tahun," tegas Pardamean.

www.shioharimau.com/register

Share on Google Plus

About PaitoHarimauPutih

0 comments:

Post a Comment