Sekretaris Kantor


Shioharimau.com, Panggil saja nama gw Josua, gw berumur 25 tahun, gw adalah seorang pengusaha. gw baru saja menikahi wanita cantik berjilbab, namanya Riska. Riska mempunyai seorang adik perempuan yang bernama Melisa. Mereka adalah kakak beradik yang cantik dan manis, keduanya bertubuh mulus dan berbadan tinggi semampai, itulah salah satu motivasi gw menikahi Riska, karena tubuhnya yang indah.

Namun gw pun sangat tertarik kepada adiknya, Melisa. Bedanya, ia tidak ber jilbab dan slalu mengenakan baju sexy dan mini, tak kala gw sedang menonton TV bersamanya di ruang keluarga gw slalu berusaha mencuri-curi pandang ke arah tubuhnya yang terlihat mulus. Namun hasrat itu hanya bisa gw  pendam saja

Kala itu, gw sedang bekerja di ruangan kerja gw di perusahaan gw, kebetulan perusahaan gw sedang mengalami sedikit guncangan akibat dampak makin banyaknya perusahaan saingan di kota gw itu. Pada saat jam pulang kerja, tepatnya pukul 17.00 gw terdiam diri sendian di ruangan gw karena memikirkan masalah itu.

Kurang lebih 30 menit gw melamun, dan tiba-tiba terbayang sosok Melisa fikiran gw, gw  membayangkan dirinya sedang bugil, pikiran kotor gw semakin merajalela dan kontol gw pun mengeras seketika. Ketika sedang asik menghayalkan tubuh indah Melisa terdengar suara ketukan pintu “tok tok tok” gw kaget dan tersadar, ketika membalikan badan ternyata Riska istri gw datang untuk menjemput gw.

Karena rencananya pulang kerja kami mau pergi makan malam bersama Riska dan adiknya juga. “eh… sayang…. udah siap ni, cepet amat datengnya!!” tegur gw, “ah… iyah yang… gw sengaja datang lebih cepat karena takut jalanan macet, sekarangkan malem minggu” jawab Riska.

“Mana Melisa yang??? Katanya dia mau ikut dengan kita makan malam dan nonton??” “oh… iyah nanti dia nyusul katanya, soalnya dia mau ngembaliin buku ke temennnya dulu, gak lama lagi nanti dia datang ko” jawab Riska sambil duduk di pangkuan gw, dan diapun menyadari penis gw sedang keras,

“eh… sayang,… lagi pengen yah???? Itunya bangun tuh…” ledeknya. Iya ni yang… gw lagi pengen, kita ML dulu yuk… karayawan udah pada pulang ko, Cuma ada satpam, dia juga jam segini lagi pulang dulu, dia baru bakalan jaga lagi nanti jam 9 malem” ajak gw  kepada Riska. “ah… jangan disini ah.. nanti kalo Melisa dateng gimana??!!” jawab Riska.

“Ahh…. pasti Melisa telpon dulu kalo dia mau nyampe sini, dia kan penakut, ga mungkin masuk ke kantor sendirian, apa lagi kalo sore kantor ini sepi”. Akhirnya istri gw mau menerima tawaran gw tadi, “Iya deh sayang…. tapi gw ga lepas jilbab yah… soalnya ribet pasangnya lagi… kan kita mau jalan abis ini hehehh…” “iya deh… pakek jilbab lebih asyik kok…” akhirnya kamipun saling berpelukan sambil berciuman, gw lumat bibir kecil istri gw, sambil tangan gw meraba-raba payudaranya yang tak begitu besar,

perlahan tangan gw melepaskan roknya namun bibir gw masih tetap melumat bibirnya, semakin bernafsu gw lepas pula atasan baju istri gw, dan gw remas-remas dengan keras payudara Riska  yang masih terbingkus Bra, lalu gw lepaskan Branya dan gw lumat puting merah muda di puncak gunung kembarnya Riska,

terdengar suara erangan Riska yang mendesah kenikmatan… “ahhh…. sayang….. enak yang… ahhh…. terus nenenin tetek gw yang….!!! aahhh….” semakin semangat saja gw menjilati tubuhnya, kini gw pun berada di selangkangannya, tanpa pikir panjang, gw pun membuka celana dalam birunya, dan gw jilati kemaluan Riska yang bersih dari bulu itu.

kemudian gw buka mulut memeknya yang wangi dan masih terlihat selaput dara yang baru saja gw rusak di malam pertama kami 1 bulan yang lalu, kemudian gw jilati klitoris Riska, dan “ ahhhh… sayang… ahhh… geli yank…. ahh…. gw serasa pengen pipis….” namun gw tak menghiraukannya,

gw terus saja menjilati klitorisnya sambil memasukan jari tengah gw ke dalam mulut memek Riska, semakin cepat gw menusukan jari tengah gw, semakin dahsyat desahan Riska, “ahhh….. sayang… ahhh… ahhh… gw mau dapet yang…. ahhhhhh……” pantatnya nampak menggelinjang dan pahanya tiba-tiba menutup menjepit kepala gw, ternyata Riska sudah orgasme,

gw pun segera membuka celana gw, ketika sedang membuka kemeja, tiba-tiba pintu ruanganan gw  terbuka, karena ternyata gw lupa menutupnya rapat-rapat dan menguncinya, gw dan istri gw langsung kaget, ternyata pintu itu terdorong oleh sesosok tubuh yang telah tak mengenakan baju sehelaipun, dan ternyata itu adalah Melisa, yang ternyata sedari tadi ia mengintip kami, dan bermastrubasi sambil menyaksikan kami berdua ML,

tanpa pikir panjang, gw langsung menarik lembut tangan Melisa dan membisikkan di telinganya “Ayo sini kakak puaskan bareng kak Riska” dengan malu-malu iya mengikuti tarikan tangan gw, gw tak sadar bagaimana respon Riska yang sedang terkulai lemas di atas meja kerjakun karena orgasme pertamanya itu,

namun setelah gw memandang wajahnya, Riska malah tersenyum dan senyum itu memberi arti bahwa Melisa boleh ikut ML bareng, akhirnya Melisa gw suruh jongkok dan gw pegangkan Penis keras gw, dengan malu-malu ia mengocok-ngocok kontol gw dengan pelan, tiba-tiba Melisa  langsung melumat dengan liar penis gw, gw sedikit kaget karena ternyata ia sangat pandai menghisap kontol, gw hanya bisa menikmati sambil sesekali mendesah kenikmatan… “ahhh…. ayo Melisa sayang… sepong terus kontol kakak… uhhh… ahhh…. yes… “

Setelah puas gw disepong oleh Melisa, gw langsung berbaring di atas meja dan menyuruh Riska  menaiki badan gw dan menduduki penis gw, “ah……. enak yang…. ahh… gw goyang yahh… ahh…” desah Riska, sambil tangan gw meraba-raba Memek Melisa yang berada di sebelah Riska.

Dan tak lama Riska pun berhenti dari genjotannya itu sambil mendesah “ahhh…… ahhh….” dan terasa pantatnya kembali menggelinjang dan pahanya ia tutup rapat-rapat. Kemudian gw bisikan kepada Riska, “yang…. gw coba punya Melisa juga yah…” kemudian Riska pun hanya mengangguk tak berkata apapun sambil beranjak dari atas badan gw.

Kemudian gw suruh Melisa menduduki penis gw, dan tanpa ragu Melisa duduk di atas badan gw, sambil menuntun penis gw ke dalam Memeknya, ohh….. walau sudah tidak perawan namun memek Melisa sungguh nikmat, “ahh… kak… ahh…. enak kak… genjot dari bawah kak!!!” desahnya.

Dan gw pun goyangkan kontol gw secara cepat sambil memandangi wajah dan tubuh Melisa yang menghadap ke arah gw. gw pun terus menggenjot memek Melisa dari bawah…. dan beberapa saat kemudian, Melisa mendesah… “ahhhh.. ahh…. kak… terus genjot…. Melisa mau dapet ni… ahh…..” gw pun terus menggenjot dan karena saking bernafsunya menggenjot, gw pun tak kuasa menahan ejakulasi gw,

Namun sesaat sebelum gw berejakulasi, Melisa mendesah… “ahh… gw dapet… kak…” sambil menggelinjang, dan  gw pun mengeluarkan lahar putih gw di dalam memek Melisa, adik dari Istri gw. Sungguh nikmatnya memuncratkan sperma hangat di dalam memek yang selama ini gw  hayalkan.

Akhirnya gw tersenyum puas sambil memandangi wajah kedua kakak beradik itu, kemudian Riska mencium bibir gw, dan berbisik “enak mana yang? Punya gw apa Melisa??” gw hanya tersenyum, dan meremas payudara Melisa yang masih terduduk di atas kontol gw.





www.shioharimau.com/register
 
Share on Google Plus

About PaitoHarimauPutih

0 comments:

Post a Comment